Tour Pasola Sumba

Pasola, merupakan tradisi ritual budaya yang dirayakan setiap tahun di 2 (dua) wilayah kabupaten yakni: Sumba Barat (Lamboya, Wanukaka dan Gaura) dan Sumba Barat Daya (Kodi). Tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Sang Khalik atas hasil panen seperti padi, jagung, kacang-kacangan dll. Ritual pasola ditandai dengan beberapa tahapan acara seperti: Sembahyang (nyekar) dengan cara meletakkan sirih-pinang di atas makam leluhur, pungut nyale (sejenis cacing laut), Pasola (berlemparan lembing di atas punggung kuda) dan makan bersama (perjamuan) sebagai satu keluarga/suku.

Rumah Budaya Sumba menawarkan paket tour selama 3 hari dari hari Sabtu tanggal 18 Maret – selasa 21 Maret 2017. Selain menyaksikan acara pasola tahunan anda dapat mengenal ragam budaya Sumba yang kaya unik serta panoramanya yang eksotis.

Hari I, Sabtu 18 Maret
Pk. 11.35 : Peserta tour tiba di Tambolaka Airport –Weetebula – Sumba Barat Daya.
Pk. 12.00 : Para tamu menuju Rumah Budaya Sumba.
Pk. 13.00 : Makan siang di Rumah Budaya.
Pk. 14.30 : Mengunjungi Danau Waikuri di Kodi – berenang – menyaksikan Sunset di Tanjung Karoso (ujung paling barat dari Pulau Sumba)
Pk. 19.00 : Makan malam di Rumah Budaya Sumba
Pk. 21.00 : Istirahat

Hari II, Minggu, 19 Maret
Pk. 07.00 : Sarapan pagi di Rumah Budaya
Pk. 08.00 – 16.00 : Berangkat ke Waikabubak, ibu kota kabupaten Sumba Barat dengan terlebih dahulu mengunjungi Waikelo Sawah : sumber air dari gua alam; mengairi ratusan hektar sawah pertanian. Melanjutkan perjalanan ke Waikabubak, Melihat perkampungan adat Tarung Waitabar di pusat kota Waikabubak; sebuah perpaduan hidup modern dan tradisional yang jarang ditemukan dalam kehidupan masyarakat kota modern. Melanjutkan tour kepantai Kerewee, selatan kota Waikabubak (26 km); menyaksikan pemandangan excotic padang sabana. Makansiang di arena pasola Lamboya.
Pk. 16.00 : Kembali ke Rumah Budaya.
Pk. 19.00 : Makan Malam di Rumah Budaya.
Pk. 20.00 : Mengunjungi Museum Sumba, barang-barang purbakala koleksi Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya Sumba.
Pk. 21.00 : Istirahat

Hari III, Senin, 20 Maret
Pk. 06.30 : Sarapan pagi di Rumah Budaya
Pk. 07.00 – 13.00 : Berangkat menuju tempat Pasola Wainyapu – wilayah Kodi Bangedo. Makan siang di Kampung Wainyapu. Kampung ini terkenal sebagai kampong tua yang tetap mempertahankan keaslian bangunannya. Kini berdiri 35 buah rumah tradisional, menghadap samudera Hindia. Kembali ke Weetebula, singgah mengunjungi kampong Ratenggaro; salah satu bangunan rumah adatnya diresmikan tahun lalu dan memiliki menara paling tinggi di seluruh Sumba (35 m dari ground). Kampung ini terletak di bibir samudera Hindia; pantai excotis dengan pasir putih dan megalith tua usia ratusan tahun.
Pk. 14.00 : Kembali ke Weetebula terlebih dahulu mampir di Pantai Bawana (batu gawang Surgawi), istirahat siang.
Pk. 15.30 : Mengunjungi pasar tradisonal Radamata (4 km daripenginapan); melihat orang jualan kain dan lain-lain.
Pk. 16.30 : Mengunjungi pantai Waikelo: dermaga: transportasi laut dari luar Sumba dan ke luar Sumba. Menyaksikan sunset
Pk. 19.00 : Makan Malam di Rumah Budaya dilanjutkan dengan farewel party; sharing pengalaman peserta tour (evaluasi).
Pk. 22.00 : Istirahat

Hari IV, Selasa, 21 Maret
Pk. 07.00. : Sarapan pagi di Rumah Budaya
Pk. 08.00. : check out dan siap menuju bandara Tambolaka.
Pk. 10,00 : Take off menuju Denpasar – Sayonara.

Tarif tour selama 4 hari
1. Tiket pesawat PP Jakarta – Sumba ditanggung dan diatur sendiri oleh masing-masing peserta tour.
2. Biaya atau akomodasi tour selama 4 hari di Sumba: Penginapan makan + minum + snack + kendaraan dll Rp. 3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah) /orang.
3. Transaksi pembayaran paket tour melalui rekening BNI 46. Cabang Kupang: 0260945092 atas nama Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya Sumba. Setiap transaksi dan bukti pembayaran mohon disampaikan kepada staf keuangan (bendahara) kami Nona Rince (HP. 081 238 688 60).

Contact Persons:
Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya Sumba (LSPBS)
Sumba Cultural Research & Conservation Institute
E-mail: sumbarumahbudaya@gmail.com
P. Desius Kaki, C.Ss.R: HP. 081 328 494 184
P. MateusTunu, C.Ss.R; HP. 081 391 423 294
Nona Rince; HP. 081 238 688 60
Novi Felisia Giza; Hp. 085333707337
P. Robert Ramone, C.Ss.R: HP. 081 339 362 164

0

HARI KEMERDEKAAN DI WAEREBO

HARI KEMERDEKAAN DI WAEREBO

Untuk kedua kali 17 Agustus dirayakan meriah di Waerebo. Para Arsitek dan mahasiswa datang dari Jakarta, Bandung dan Surabaya untuk bergembira bersama warga. Yori Antar yang mengobarkan cinta arsitektur Nusantara juga ada di antara mereka. “Sekarang warga Waerebo benar-benar merasa merdeka. Para leluhur tidak meninggalkan Waerebo,” katanya.

Setelah didukung dengan renovasi dan fasilitas penginapan, kunjungan ke Waerebo Meningkat dari 40 menjadi 4000 wisatawan setiap tahun. Hampur 90% penghasilan wisata ini dinikmati warga setempat. Jadi konservasi rumah adat benar-benar mendatangkan kemakmuran.

0